sbobet login

Antrean Panjang di Masjid Pekojan Bubur India Jadi Ikon

Antrean Panjang di Masjid Pekojan Bubur India Jadi Ikon – Setiap bulan Ramadan, Masjid Pekojan di Semarang selalu menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus kuliner khas. Salah satu yang paling dinantikan jamaah adalah sajian bubur India, yang telah menjadi ikon berbuka puasa di kawasan ini. Dengan aroma rempah yang khas dan rasa gurih yang memikat, bubur India menjadi favorit masyarakat lokal maupun slot deposit minimal 10k pengunjung dari luar kota.

Asal-usul Bubur India di Pekojan

Bubur India yang dijajakan di Masjid Pekojan memiliki sejarah panjang. Hidangan ini dibawa oleh komunitas India yang menetap di Pekojan sejak puluhan tahun lalu. Dibuat dari beras, santan, dan rempah pilihan, bubur ini memiliki tekstur lembut dan cita rasa manis-gurih yang pas untuk berbuka. Keunikan bubur India di Pekojan adalah kombinasi rempah yang tidak ditemukan pada bubur biasa, seperti kapulaga, kayu manis, dan sedikit jahe, membuat rasanya kaya dan hangat di perut.

Proses Pembuatan yang Tradisional

Para penjual bubur India di Masjid Pekojan tetap mempertahankan cara tradisional dalam memasak. Beras direndam beberapa jam sebelum dimasak dengan santan segar dan rempah-rempah. Proses ini membuat bubur lebih kental dan aromanya menyebar hingga ke luar masjid. Menurut salah satu penjual, kunci rasa bubur India adalah kesabaran dalam memasak, karena bubur harus terus diaduk agar tidak gosong dan rempah meresap sempurna.

Waktu Favorit dan Antrean Panjang

Tidak heran, setiap sore menjelang buka puasa, Masjid Pekojan selalu dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati bubur India. Banyak jamaah datang sejak pukul 16.30 untuk memastikan mereka kebagian porsi. Antrean panjang ini menjadi pemandangan khas Ramadan di Pekojan, di mana aroma bubur yang menggoda seakan menarik setiap orang untuk segera membeli.

Bubur India Sebagai Simbol Kebersamaan

Selain rasanya yang lezat, bubur India juga menjadi simbol kebersamaan di bulan Ramadan. Para penjual dan pengunjung saling berinteraksi, berbagi cerita, dan membantu menyiapkan hidangan untuk jamaah. Tradisi ini menguatkan nilai silaturahmi dan gotong royong, yang menjadi salah satu esensi Ramadan.

Tips Menikmati Bubur India di Pekojan

Bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman maksimal, disarankan datang lebih awal atau memesan melalui penjual yang sudah dikenal. Bubur India biasanya disajikan hangat, dengan taburan kacang dan kismis untuk menambah tekstur. Menikmati bubur sambil menunggu adzan maghrib menjadi momen spesial, yang membuat buka puasa lebih nikmat dan berkesan.

Kesimpulan

Bubur India di Masjid Pekojan bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi Ramadan yang menghidupkan suasana keagamaan dan kebersamaan. Dengan rasa yang kaya, proses tradisional, dan kehangatan yang tercipta di setiap porsi, tidak heran jika bubur India selalu menjadi incaran setiap Ramadan di Semarang. Bagi siapa pun yang ingin merasakan pengalaman unik berbuka puasa, Masjid Pekojan adalah destinasi yang wajib dikunjungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *